group

group

Selasa, 24 Desember 2013

KKN, (Sutau Perjalanan)



Kesper

Dimulai dari sebuah sms yang sangat bersejarah dari seorang Aziz, “mon Ikha ngejak KKN alternatif”. Awalnya diabaikan begitu saja, namun semakin lama semakin mengusik pikiran, pertimbangan baik-buruk semakin kuat dalam pikiran, mulai dari memikirkan kemungkinan  berpengaruhnya kegiatan KKN Alternatif  kaitanya dengan akademik, khususnya dengan proses skripsi, ini sangat rasional karena KKN Alternatif memungkinkan seorang mahasiswa untuk nyambi KKN dengan mengurus skripsi. Pertimangan lain juga tidak kalah menarik, teman baru dengan latar belakang yang tidak terlalu berbeda, yaitu sama-sama aktifis kampus tentunya akan mempermudah proses sosialisasi serta mengurangi terjadinya perbedaan pandangan dan ide yang terlalu tajam.

ȺȺȺȺȺȺȺȺȺȺȺ

FIS menjadi saksi bisu sebuah perkumpulan anak manusia dalam sebuah forum mini yang tak bertuah, nampak sosok diam dipojok teras dibawah pohon tinggi, diam masih diam diujung sana keetika datang seorang perempuan berkerudung indah berwajah putih dengan balutan busana muslimah modis, tentu ini mengisyaratkan seorang perempuan yang melek fashion atau para bintang di TV menyebutnya Fashionable. Belum tahu aku tentang dia, dan tentang latar belakangnya. Datang lagi seorang lelaki tampan berjamban tipis berambut ikal, lankahnya yang tegap dan ritmis menambahkan kesan berwibawa. Aku yang memang pemalu (ehem...) jika bertemu dengan orang baru tetap duduk manis sembari mencetin keypad hp jadulku. Aziz temanku yang memiliki kemampuan komunikasi diatas rata-rata segera menghampirinya dan bercengkerama hangat. Tak tahu apa yang sedang mereka bicarakan, namun semakin lama mereka berbincang Aziz mulai ketawa dan logat ngapak kebumenya mulai keluar. Mereka mendekat di sekitar tempat duduku, aku masih diam tak tertarik untuk berkenalan denganya sampai dia sendiri yang mengajak berkenalan “nama saya Ardias” awalnya aku mengira dia berasal dari luar Jawa Tengah. Logat Jakarta dan suara Bass betot...hehehe... J begitu menipu jika dia sebenarnya Kebumen tulen.
Kami mulai berkumpul disekeliling melon diatas piring sadang berwarna merah ketika seorang gadis berwajah sendu menghampiri, lagi-lagi aku tidak tahu siapa dia, biarlah aku gak tahu yang jelas ia anggota kelompok kita.

####









JEJAKA PENCARI SUAKA

Mukhamad fauzi (Osos)

Lahir di kota Tegal pada tanggal 7 Juni 1992 adalah sosok pemimpin yang berwibawa, penyayang, inovatif, cerdas, dan pandai mengatur strategi. Pembawaanya yang tegas dan cekatan menandakan bahwa ia adalah seorang pekerja keras. Berkali-kali aku terkagum dibuatnya, mulai dari caranya berbicara sampai caranya mengambil keputusan. Lelaki yang memiliki hobi terselubung sebagai enterpreneur  membuatnya memiliki perhitungan efisiensi yang tinggi. Ia mulai berternak lele (katanya si mau dibuat brownies lele.......haha iya-in aja dech) dan jualan tuperware kebanggaanya, yang tak pernah dibeli teman satu tim KKN nya sampai masa 45 hari pencarianya berakhir.
Tinggi semampai berkulit kuning berwajah manis adalah sosok Fitri, keponakan BU Umi, si Ibu RW pemilik rumah yang kami gunakan sebagai posko, sosok ini telah menjadi racun  pekat dalam pikiran si Osos, sudahlah aku tak berani terlalu panjang menceritakanya, takut Ia keasyikan diceritakan kisahnya. Piss MaN…
Pertama kali aku meliahtanya aku dibuat kagum oleh cara kerjanya yang luar biasa, Ia begitu bersemangat untuk mempersiapkan KKN, dan memenuhi segala keperluan KKN.
“Cekatan sekali ni anak kerjanya,” gumamku dalam hati. Sebelumnya aku pernah menemui orang sepeti ini tapi tak banyak, beruntung sekali aku dapat belajar dari seorang OSOS.
Dek…,,, begitulah Ia memanggil para gadis di Tim KKN, teman-teman putrid dipanggilnya Adek, tak tahu kenapa Ia memanggilnya seperti itu, mungkin karena dia lebih tua, uhuk..uhuk… ataukah ada maksud tersembunyi dibalik tutur manisnya, yang jelas panggilan itu membuat para wanita menjadi tambah hormat kepadanya.

Zainul Komar (Dzeko)
Ketua BEM KM FE yang bertubuh mungil dan lincah ini memiliki keunikan. Dia sangat pandai menirukan gaya bicara orang, diawali dari menirukan pidato Prof. Dr. Sudjiono, dalam sebuah pidato resmi kenegraanya, terus menirukan gaya bicara teman satu tim KKN kita yaitu Ka’ Syahirin, Syahirin yang memiliki nada dan gaya bicara khas pastilah jadi makanan empuk hobi si Dzeko ini. Berulang kali Ia menirukan gaya bicara kang Syahirin, dan tak pelak membuat teman yang lain ketawa terpingkal-pingkal dibuatnya. sampai kata-kata yang keluar dari seorang anak bernama Bayu “ Ka..Ka..En..... :P.,.; bernada manja selalu ia ucapkan dimanapun dia berada. Pada suatuhari kita jalan-jalan di dea Bangkong, Ia bertingkah layaknya anak SD, meloncat-loncat sambil bilang KKN membuat teman disekitarnya terbahak-bahak dibuatnya. Tingkahnya sering membuat orang menjadi kangen ketika ia tidak ada.
 Meskipun jenaka Ia memiliki jiwa leadership yang tinggi. kemampunaya menganalisis masalah dan mengambil keputusan dengan cepat adalah ciri khasnya. Dalam bekerja Ia sering menjadi motor penggerak ketika yang lain mulai loyo contohnya waktu bersih-bersih halaman masjid, Ia sangat bersemangat mengangkat cangkul, bahkan ketika kami semua sudah istirahat karena kecapaian (alibi..:p) Dzeko tetap mencangkul untuk menyelesaikan pekerjaanya.
Sekalipun seorang ketua BEM FE yang begitu sibuk ia tetap loyal dengan tim KKN. Ia pandai membagi waktu, sehingga kedua bidang yang dilakoninya tidak ada yang kececer.
Salut BUat Kang Dzeko “Ka..Ka..eN..ikut Ka..Ka..eN,,,,

Wiyarto (Ayah Wi/Aisi)
Cerdas, Lincah, Teliti, bersahabat. Seorang Laki-laki yang hobi fotografi ini memiliki kesadaran sosial tinggi dalam membantu masyarakat. Semua masyarakat yang datang padanya untuk minta bantuan pasti Ia Bantuin, tak pernah sekalipun menolak permohonan Orang, khususnya permohonan  untuk memperbaiki perangkat elektronik yang dimiliki. ( yo tetep mbayar Coy....).
Diatas Sofa Hijau ia mulai menceritakan kisah masa remajanya, sebuah kisah roman yang mengharukan.
Beginilh ceritanya, “pernah Ia pulang kerumah disela waktu kuliahnya,dalam setiap perkuliahanya  Ia tak pernah tenang. Gundah, galau, risau, pusing, bimbang, dan syahdu menghantuinya, Ia merasa ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya, Ia takaut pabila terjadi sesuatu dirumah, mungkin dengan keluarganya ataupun dengan sesuatu yang berhubungan dengan kehidupanya. Hingga pada akhir pekan Ia memutuskan untuk pulang. Memastikan bahwa apa yang dia rasakan selama ini tidak benar,dan berharap semuanya baik-baik saja.
Singkat cerita Ia sampai dirumah kesayanganya, beberapa saat Ia istirahat di ruang tamu untuk sekedar melepas lelah setelah 3 jam menyusuri jalanan Pantura yang panas dan gersang penuh asap kendaraan besar. Khas jalanan pantura sebagai jalan utama penggerak perekonomian Indonesia.
 Waktu sore tiba ia datang ke sebuah rumah sederhana nan asri di ujung asapal samping jembatan beton tua bekas bangunan Belanda. Sebuah Jembatan yang diperkirakan dibangun pada masa  pemerintahan Wiliam Both yang terkenal di kalangan Sejarawan. Rumah itu serasa memancarkan sejuta cahaya, bagaikan rembulan yang merekah dimalam hari, menerangi jiwa-jiwa sang sedang temaram dibuai kesepian..,,, setiap kali melangkahkan kaki rasanya semakin kuat bergelora semangat dalam hatinya, tiap langkah kakinya menghasilkan Simfoni yang indah, rangkaian nada mengiringi gerak tubuhnya, rambutnya yang menutup dahi seolah tersingkap oleh hembusan angin yang mengusap manja, kacamata beningnya perlahan meleleh dan terbang bersahutan bersama jutaan debu putih yang berhamburan ditiup nafas segar sang bayu.
Jendela  berkaca bening, dengan kusen bercat biru muda, bertirai cokelat muda persis ditembok samping timur terbuka kecil, Nampak sosok ayu berwajah langsat bersembunyi dibalik tirai,,,sesekali Ia memperlihatkan mata sayup berhiaskan kelopak tebal setebal himpitan pipih diatas bukit sentanu.  “Hati ini serasa mau memuntahkan tegangan 220 dengan hambatan 1000Ώ”…
Gubrak….Alay dan lebay nian ni anak, yang jelas dalam setiap endingnya, selalu aja ada wanita yang menangis setelah sela seminggu dibonceng olehnya. Ini disebut juga sebagai “kutukan maut sang Aisi”.

Syahirin ( le’ Hierin)
Pinter, pendiam, dan Shalih (birul walidain). Suara khas dan nada lirih membuat Ia mudah di ingat oleh teman-teman. “jadi, di desa saya biasanya tidak begitu” sebuah kalimat yang tak mudah untuk dilupakan, bahkan membuat orang di posko tersenyum ketika kalimat ini ditirukan oleh Dzeko. Jabatan terakhirnya adalah sebagai sie Perkap Fesbuk (festifal ibu dan anak kreatif). Berkat kerja kerasnya perlengkapan Fesbuk siap sedia disetiap sesinya.
Lo mau tahu info lengkapnya, nich aku kasih tau
Nama                                             : Syahirin
NIM                                             : 7101410112
Tempat Tanggal Lahir                        : Pemalang, 23 Juni 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi                       :FE/Ekonomi/P.Ekonomi Administrasi Perkantoran


Ardias Rizki Khaerun Cahya (Diaz)
Wakil ketua UKKI, sosok yang hobi baca (Qur’an, buku, manga, mantra J ), memang Ikhwanya KKN penuh semangat, selalu terjaga wudlunya dan bibirnya dibasahi oleh Dzikir dan tasbih, kesemuanya itu membuatnya terlihat sangat alim dimata teman-temanya. Ialah sosok imam dalam Tim kami, ia yang paling dalam pengetahuan agamanya, katanya si dulu waktu SMP pernah Nyantrik di salah satu pesantren ternama di Kebumen kota wallet. Bekal ilmunya yang didapat ketika nyantrik sungguh bermanfaat bagi kelanjutan pengembangan agamanya, mungkin ini yang sering orang sebut “pondasi yang kuat akan menguatkan bangunan”. Berbagai disiplin ilmu agama berhasil Ia kuasai, mulai dari nahwu, sharaf, Tajwid, falaq, dan masih banyak lagi yang lainya.berbagai kitab juga telah Ia rampungkan, diantaranya yang paling mengena adalah Alala (hehe..) dan Alfiah Ibnu Malik.
Ghui... Duwi..., khui..., sangat fasih mengucapkan huruf Hijaiyah. Semuanya keluar sesuai dengan makhrojnya, detail sekali pokoknya kalo Ia menerangkan tentang bacaan Al-Qur’an kepada anak TPQ, pokoknya ga rugi dech pernah ikut mendapatkan pelajaran agama darinya. Meski demikian pelajaranya yang diajarkan pada anak-anak Sedayu yang tergabung sebagai Santri TPQ An Nur belum bisa dicerna dengan mudah  sama anak, khususnya Ara dan Gita, santriwati yang kini telah beranjak remaja.
Dibalik kealimanya, sang ustadz ini juga hobi nge-games, berbagai jenis Game mampu dikuasainya. Mulai dari yang sederhana sampai pada yang memiliki kesulitan yang tinggi, katanya si Games nya ia dapat dari kakanya yang ada di luar kota. Satu lagi kemampuan terpendamnya, tapi tak boleh dibeberkan ya..., Beliau ini pandai mendesen pamflet khusus Fresenker....,, (eh keceplosan..)
Diujung KKN ia mendapat kejutan hangat dari teman-temanya, saat itu perlombaan balap karung tengah berlangsung dengan meriah, satu persatu anak terguling di arena karena tak mampu mengusai kendaraan karungnya, sebatgian lagi meloncat dengan lincah, dan ada juga yang jalan perlahan laksana diatas titian tali. Di akhir perlombaan, Osos yang telah menyiapkan rencana hebatnya mulai beraksi, Ia member kode padaku untuk mulai mengamankan barang elektronik miliknya. Dengan sigap kuminta head Set yang ada di sakunya agar ia tidak menjadi korban keganasan Osos. Waktupun berllu hingga sampai pada waktu pembagian hadiah. Ketika Diaz sedang asik memberikan hadiah pada sang juara Osos mengambil air adonan dedak yang telah disiapkan, aku bertugas mengalihkan perhatian Diaz agar ia tidak curiga.
“Byuu…..uuu….rrrrr……rr..r…..” adonan disiramkan ke badan Diaz, betapa kagetnya Ia yang tak menyadari hal ini sebelumnya. Setelah penyiraman dilanjutkan sesi salam-salaman sambil member ucapan Selamat atas ulang tahun Diaz.
 “BYUUrrr..RR……., hahahaha, selamat Ulang tahun pak ketu”
Diaz kaget betul ketika lagi-lagi Ia disiram dengan air  dedak sisa membuat Brownies,,,




Ahmad Aziz Maftuh (Lindya F Waluyo)
Pandai surat-menyurat dan administrasi, sosok kalem yang tersembunyi dibalik kekocakanya, inilah sosok yang menularkan firus ngawur pada Osos, terlahir dengan,

Nama                                           : Ahmad Aziz Maftuh
Jenis Kelamin                             : Laki-laki
Tempat Tanggal Lahir          : Kebumen, 20 Agustus 1992
Fakultas/Jurusan                    : FIP/PGSD
Dia pandai sekali menirukan gaya seseorang, khususnya perilaku, siapa si yang ga’ tersipu melihat tingkah anehnya, bicara sendiri sambil memperagakan gaya Ela yang menggabungkan ujung jempol dan telunjuknya sembari membentangkan ketiga jari lainya, seolah Ia sedang bicara dengan seseorang “pak biasa aja Pak” sambil melirik Ela, haha…
Salut Buat Aziz sang wakilnya wakil sekertaris..???, apa si ngomong ga jelas bangetz…, santai Brow maksudnya gini, di Tim Kami ada seorang sekertaris cantik yang sangat EKSPRe..tttTT dalam segala hal,  namanya Lilik atau lebih akrab dipanggil @Boenda, nah si Lilik ini punya wakil sekertaris Namanya si Ipeh (Annisa), si Ipeh ini biasa membantu menyelesaikan tugas Sekum/sekretaris UmUm, lha terus Aziz-nya gimana….????
Aziz adalah wakilnya si Ipeh yang bertugas membentu menyelesaikan semua tugas Bunda LiLIk (ngek,,ngok,, terus yang sekum siapa si sebenarnya?)..
##########@###########





San Cai dan Archadia
Sosok astral yang selalu menghiasi posko tak pernah lepas dari keindahan masa KKN ini. Mungkin ini aneh bagi sebagian orang, namun bagiku yang selalu percaya pada hal ghaib tetap percaya dan merasakan kehadiranya. Kadang ia duduk dikursi tua yang telah lapuk dimakan usia dan digerogoti rayap, terletak diteras menghadap timur menatap bedug masjid, namun temanku tak pernah tau sosok ini, ia sebenarnya baik dan lembut, bahkan ia rela duduk sendirian diteras sampai sore tiba. Dalam diamnya ia pernah mengatakan  bahwa ia akan menemani tim KKN sampai pulang disore hari, aku tahu meski ia tak mengatakanya karena aku dapat merasakan bisikan dari sorot matanya.
Berambut hitam mangurai diatas bahu dengan mata sayup menatap tajam. Ialah sosok yang tak pernah terlihat oleh teman-temanku, gadis itu bernama San Cai, nama lain dari Inara.
Lilik Suryani, temanku yang satu ini sering sekali menyebut namanya, seolah dia tahu tentang San Cai, setiap kali Ia berbincang denganku  selalu saja mengucapkan kata San Cai, tak tahu dari mana pikiran itu muncul, yang jelas temanku yang satu ini sudah Ekspeett… Byangetz… urusan kayak ginian. Ga’ taulah apakah karena ia kuliah bahasa atau karena kebanyakan nonton film korea, yang jelas oferrol  dia memang pandai bersastra (sastra wijya, sastra budiharso, dan sastra diningrat,,, hahaha).
Pernah Ia bercerita diatas kursi hijau diruang tamu, didepan teman-temanya tentang seorang lelaki yang Ia sebut dengan panggilan Mas Preman pernah hadir sebagai sosok yang  dikaguminya, Ia dulunya adalah anak preman yang berwajah tampan yang mampu menggetarkan hatinya, pada suatu hari, tepatnya hari selasa sekitar jam 10.17 WIB, tiga tahun yang lalu Ia sedang duduk sendiri di depan kelas ketika berkelebat sosok  berpenampilan preman berwajah tampan, hatinya bergetar ketika Ia lewat dihadapanya….,
Tiga hari setelah mas Preman lewat didepanya Lilik kembali berdiri di depan kelas, berharap Mas Preman datang lagi dihadapanya sembari menoleh dan melemparar senyum manisnya. Dalam pikiran nakalnya ia berandai-andai,
Wah….pokoknya indah Byyaangetz… apabila ia lewat didepanku, hati ini pasti serasa  rontok dibuatnya,,…!!!,,-;’’’’
“Mas Preman itu yach, tinggi, kulitnya bersih, wangi, cool, jalanya tegap, dan bermata sexy layaknya Paul Walker dalam film Fast and Furious, mungkin jika Jupe lihat Dia pasti Gaston Castano akan dilupakan”.
 haha.. begitulah si Lilik menggambarkan sosok yang dikaguminya, kadang dalam hatinya Ia berharap supaya suatu saat nanti Mas Preman akan berubah menjadi sosok kalem dan alim yang mampu menyejukan hati dan menjadi imam, bukan sebatas menggoda matanya.
Harapan itu tidak bertepuk sebelah tangan, Karena diakhir masa kuliahnya kini Mas Preman beneran jadi sosok Idaman baginya, sosok yang gagah dalam penampilan dan menawan hatinya (cewe mana yang tak layu dibuatnya?”gumamnya)

##########@#########















Saatnya Kita Melirik Para Akhwat

Nama: Fitrotus Sholihah (Icha)
Tempat Tanggal Lahir    : Pekalongan, 28 Desember 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi      :FMIPA/Matematika/P.matematika

Berkibar dalam buaian bayu, tertiup lirih angin menyapa, merekah manis senyum simpul memancar. Ayu nan elok kau si kerudung ungu.
Eh malah ngawur, hahaha.. ini nih temanku yang satu ini humble dan keibuan, namanya fitrotus Sholihah panggilahnya IHA, kawan lama yang dulu pernah berkenalan dalam sebuah Bus Symphony,, dulu..dulu sekali.
Temanku yang satu ini memiliki pengetahuan agama yang tinggi dan mampu menyelaraskanya dengan keadaan masyarakat sekitar, sehingga ia mudah diterima oleh masyarakat dimanapun Ia berada, sikapnya yang mudah tersenyum membuat teman-temanya merasa enjoy didekatnya
Dia sangat takut sama hewan yang tak punya kaki dan hewan yang berkaki terlalu banyak (elien masuk ga  ya…??). so, bagi kalian jangan bernah menakutinya dengan dua hal itu, itu akan membuatnya marah (pesanya ketika awal rapat di taman perpus).
Icha mungkin salah satu Akhwat yang bisa membedakan keseriusan dan kekonyolanku, dia bisa membedakan ketika aku sedang serius dan ketika aku sedang bercanda, tak banyak orang yang bisa memahami ini, sory coy…
Kawan aku bangga dengan kepribadianmu, jaga terus kewibawanmu, tetap sayang pada orang tua, care pada teman-teman, tetap berikan teladan pada adik-adikmu. serta semoga Ibu lekas sembuh dari sakitnya,

Nama : Annisa Nur Aini
Tempat Tanggal Lahir          : Kendal, 14 Juli 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi      : FMIPA/Biologi /Biologi

Al-Qur’an adalah sahabatnya, kemanapun ia pergi selalu berkaitan dengan Al-Qur’an, dipagi hari baca Al-Qur’an, siang dikit setelah Dluha baca Al-Qur’an, di posko baca Al-Qur’an. Hingga pada akhirnya muncul pertanyaan dalam hati, “mungkinkah Ia seorang penjaga Al-Qur’an?”
Cerdas dan pandai bergaul, inilah teman kita yang dipanggil Ipeh, mau tau ga’ kenapa Ia dipanggil Ipeh? Kan jauh Byangetz dari nama aslinya.
 Gini sob, di kampusku PGSD dada seorang teman yang bernama Nur Azifatul Latifah yang biasa disapa Ifa, namun oleh kawan akrabnya biasa dipanggil Ipeh.
Terus apa kaitanya dengan Annisa coba?
Awalnya si kalo ada kesempatan mau aku temuin mereka berdua dalam tempat dan waktu yang sama agar mreka tahu betapa mereka bagaikan pinang terbelah tujuh, haha…
Akhwat yang satu ini sangat merakyat dalam berperilaku, Ia mudah tersenyum, bahasanya halus, keibuan, bertanggung jawab, shalihah (jangan ditanya). Dia menyukai semua bidang yang berkaitan dengan Biologi, ia tak pernah takut pada kuman, cacing, kotoran kambing, kotoran sapi, kotoran pikiranku,, lho..?
Itulah sekilas tentang Ipeh,, Eh salah.. Annisa maksudnya?
Mba pertanyaanya dijawab ya…”

Nama: Siti Aisyah
Tempat Tanggal Lahir              : Jepara, 13 Juli 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi : FMIPA/Biologi/Pend. Biologi
HIDUP MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA INDONESIA!!!!!
Teman tegasku
Kau lahir dibawah pelepah aren
Sosok remaja pantai yang tangguh
Kau garang layaknya karang
Kau tegar walau badai datang menggelegar
Kau tancapkan sejuta asa dalam dada
Kau bawa nama harum ayah bunda
Kaulah ketua DPM Mipa

Teman tegasku
Padamulah
 kutitipkan nasib bangsaku
Padamulah
Kutitipkan nasib Indonesiaku
Padamulah
Kutitipkan kehormatan pemudaku
Padamulah
Kutitipkan kedaulatan Negeriku

Aisyah, Akhwat yang satu ini memiliki wajah serius yang sangat imut, tampangnya yang sangar tak sebanding dengan sikap humornya yang tinggi, Dia sangat Jenaka, perilakunya sering membuat orang jadi ketawa, dia seorang pekerja keras, pantang menyerah, sederhana, dan teledor.., lhoh?
Dia pernah kehilangan sepeda motor, kehilangan laptop dua kali coy…?, dan kehilangan KTM tentunya, hehe…..
Aisyah juga pandai masak lho, terbukti ketika di posko Ia pernah membuat Klepon, semacam jajan yang serupa dengan bakso tepung yang didalamnya dikasih gula, dimakan bersama ampas kelapa, uenakeeee…. Terus ada bukti lain lagi yang ngebuktiin kalo Ia pandai masak, Suatu hari aku sakit nih, tahu ga’ sih kalo Ia buatin aku bubur kacang hijau hangat, rasanya sangat enak, mungkin itu pertama kalinya aku dibuatkan bubur oleh seorang Akhwat, sebelumya setahun yang lalu pernah juga si dibuati bubur sama Akhwat, tapi Akhwatnya istri ustadzku Bu Eka namanya, Beliau adalah istri pak Usep Badruzaman.
kejarlah S2 kamu, jangan hanya berhenti di S1, aku yakin kamu Bisa…

Nama: Nurhayati
Tempat Tanggal Lahir                          : Brebes, 5 Januari 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi                       : FMIPA/Biologi/Pend. Biologi
Diam, halus, tegas, berwibawa, keibuan, sederhana tentunya. “Biasa Saja”
Lajang kelahiran Brebes ini memiliki kepribadian yang mantap, dari awal kumpul perencanaan KKN sebenarnya sudah berkenalan, tapi karena buruknya ingatanku, jadinya ku tidak hafal wajahnya, hingga pada suatu hari diadakan pertemuan terakhir di samping embung, tepatnya disamping rumah singgah Unnes, dari rapat pembahasan KKN itulah aku baru mulai ingat yang namanya Nurhayati, ternya Dia adalah orang yang ketika awal pembentukan anggota KKN dipanggil oleh Aziz dengan panggilan Ella,
Dia adalah sorang akhwat tulen dan sangat berhati-hati dalam bergaul, sangat anti bersentuhan dengan kaum Adam selain muhrimnya, aku sampai takut dibuatnya, di awal KKN ketika aku sedang bercanda hamper saja menyenggolnya, dia langsung menunjukan sikap tegasnya padaku, sampai-sampai akau salah tingkah dibuatnya.
Pada saat itu malam minggu, tiga menit setelah berkumandang Adzan maghrib, aku mau mengembalikan kotak nasi yang digunakan untuk nganter bubur waktu aku sakit kemarin, kotak itu aku bungkus dengan kardus berwarna coklat, aku tidak bilang pada Ays dan Nurhay bahwa yang akan aku berikan adalah kotak nasi, aku hanya bilang kalo aku akan memberikan sesuatu yang spesial. Rencananya aku mau bungkus dengan kertas kado yang cantik, (biar menarik aja), nah ketika aku mau bungkus Nurhay yang tadinya diteras masuk, lalu aku minta kelur sebentar, Dia ga’ keluar, nah akal refleku tiba nih. Nurhay kan paling gak suka kalo ada laki-laki yang menyentuh tuh, nah aku takutin aja dia dan bilang “hayo tak sentuh,,hayo tak sentuh,” tapi dia ga mau juga keluar dari ruang tamu “berkali-kali aku ulangi “hayo tak sentuh”, tapi iya masih maksa masuk, aku juga ga’ tau mungkin Dia akan ngambil sesuatu di ruang tamu. Hingga akhirnya tanpa sengaja aku mendorong punggungnya pakai kardus kotak nasi tadi”
Maaf ya mba…..
Wah aku takut, wajahnya terlihat sangat marah, hingga aku, Aisy, dan yuni saling berpandangan dengan mimik bingung.
“Wah kayaknya Dia marah Pak” kata Aisy
Semoga tidak



Nama : Lilik Suryani
NIM                                        : 2201410112
Tempat Tanggal Lahir          : Barito Selatan, 4 april 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi      : FBS/Bahasa Inggris/P. Bahasa Inggris

Senyum lebar dan jujur Nampak dari raut wajah chabi nan ayu. Berhiaskan kerudung syahdu berlapiskan sutera berkelibat disetiap hembusan angin. Baju kedodoran khas, motor merah butut nan udik menmbahkan kesan sederhana nan anggun.
Satu temanku yang ini memiliki kemampun bercerita dengan baik, Ia pandai menggambarkan suatu keadaan dengan bahasa yang tepat, bahkan tak jarang mampu membuat teman-temanya tepukau dengan gaya berceritanya. Pernah suatu ketika Ia menceritakan temnaya sang BOS rental mobil. Bercerita dengan begitu lugasnya sambil sesekali dibarengi dengan bahasa alay-nya.
Bunda, begitulah teman satu Tim KKN memanggilnya, mungkin karena penampilanya yang keibuan dengan bahasa santun dan perilaku layaknya seorang dewasa. Caranya menasehati teman-teman disaat bimbang, caranya memberikan support dan cara Ia menghidupkan suasana jelaslah Nampak bahwa Ia seorang gadis yang dewasa. Hal ini bukan tentang Usia J.

Nama : Imalya Frida SA
NIM                                            : 5401410166
Tempat Tanggal Lahir              : Tuban, 13 November 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi           : FT/PKK/Tata Boga

Fruit Salad, Bebek Packing, Nasi Goreng Singapura, Soto Banjar, Empek-empek Palembang, Pizza Italia, Burger Chicago, Swee Ke Shanghay, Souflaki Swiss, Chicken Gordon Blue, Kimchi Korea, Tahu Bakso Ungaran, Pecel Patemon, Kucingan Banaran, Mendoan Sedayu, dan Asinan Egg Roll, adalah beberapa jenis hidangan yang mampu dimasak oleh Chef Imalya Frida Safrida Cantik Jelita Tiada Duanya di Seluruh Dunia (Frida).
Gadis Tuban ini pandai menempatkan diri dalam berbagai situasi, kemampuanya bersosialisasi tak diragukan lagi, Ia pandai menghormati setiap orang, mulai dari anak kecil sampai dengan orang tua sekalipun. Ia jarang mengeluhkan kepayahanya, kesedihanya, permasalahan pribadinya, dan urusan masa mudanya.
Sering Ia kurang tidur hanya karena memperjuangkan program Posdaya kita. Padahal di siang harinya Ia telah bekerja keras di Posko KKN, mungkin karena kesehatan dan kekuatan tubuhnya telah mendapatkan Barokah dari Allah SWT. Ini adalah sebuah hal yang sangat sulit untuk dilupakan olehku dan oleh teman-temank.
Sosok Mewah paling sederhana yang pernah aku temui, padahal jika aku bandingkan dengan temanku yang Glamour diluar sana ia tidak kalah beken, jelaslah Ia akan dengan mudah menghamburkan uang yang diberikan oleh orang tuanya. Namun tidak demikin dengan Frida, Ia tampil begitu sederhana dalam perilaku, tak pernah sekalipun selama KKN aku lihat Ia bermain HP hanya utk sekedar nge-games on-line ataupun bersosial media. Yang aku tahu Ia gak pernah punya pulsa internet sekalipun HP nya sudah masuk kelas High, mungkin gadis ini adalah Eleana Noor dalam legenda orang Prancis, gadis Impian raja John dari kerajaan Inggris.



Nama: Yuni Setiani
NIM                                        : 5302410052
Tempat Tanggal Lahir          : Bogor, 28 juni 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi      : FT/Teknik Elektro/PTIK

Tekun dan rajin, Nampak dari seorang lajang Cilcap ini. ketika bayi tak lama setelah Ia lahir, Ia telah berpetualang ke berbagai daerah, menjelajah negeri antah-berantah ini, mengembara untuk menaklukan luasnya dunia. Memiliki senyum yang manis nan khas dan tawa yang selalu ditutup oleh telapak tanganya adalah gambaran raut seorang Yuni Setiani.
Bahasanya sangat halus dan lirih bak Puteri Solo,  Ia tak pernah sekalipun berpicara keras apalagi sampai membentak. Karena kelembutanya menjadikan Ia disayang sama teman-teman satu kelompok. Pernah di awal KKN Ia kehilangan HP yang sangat disayanginya, dia keliatan sangat sedih dan bimbang, bahkan aku melihat kerlingan embun di mata bulatnya. Semua teman kasihan melihatnya, namun kami semua tak mampu berbuat banyak, kami coba hubungi nomornya, namun tetap saja tak membuahkan hasil, Nol besar usaha yang kami upayakan. HP itu tak pernah kembali sampai KKN berakhir, namun ketegaran hati dan ketabahanya mengalahkan kesedihan yang tersimpan dalam hati, Ia tetap ceria dengan senyum simpulnya.
Pekerjaan utama di Posko adalah sebagai seksi konsumsi abadi, setiap hari selalu saja ada yang nitip makan padanya, nitip makan di warung bu Alvi yang terkenal dengan kerapianya dalam membungkus nasi. Di warung itu juga terjaga akan kebersihanya, sehingga kami tak sungkan memakan makanan dari warung itu. Kadang kami juga makan bersama di warung itu tanpa menitip pada Yuni. Ketika menikmati makanan di warung langsung kami merasa kebersamaan terpupuk dengan baik. Banyak hal yang kita dapatkan dari peristiwa makan itu, satu diantaranya yang paling menonjol adalah tidak adanya pihak yang dirugikan, (emang siapa yang dirugikan???..) tentunya Yuni sering dirugikan ketika pada titip makan namun tak langsung bayar, dan tak jelas kapan akan membayarnya.
Suatu pagi kami melakukan kegiatan lintas alam di banaran, kami menyusuri jalan setapak yang sangat elok, tak beraspal, tiada beton, yang ada hanyalah tanah lembut dan becek. Meskipun begitu aku lihat temanku si Yuni  ini sangat menikmati perjalanan, bahkan Ia kadang duduk di atas perlintasan tanpa alas sama sekali, hehe… (kepeleset..)






NAMA    :Iis Yuliani
HP       : 085726248755
Cerdas, Tangkas, Rapih, dan cekatan, itulh gambaran umum seorang Iis, dara kelahiran cilacap ini memang memiliki kepiawaian dibidang pemrograman computer, sebuah keahlian yang tak banyak dimiliki oleh teman satu tim. Pandai sekali Ia membuat berbagai macam disain, mulai dari disain Identitas Posko KKN, disain X-Banner, disain Background acara, diasin pamphlet, dan disain label prodak telah Ia lalap habis tak tersisa. (rakus nian ni anak..??)
Ini nih anak yang paling hobi molor dipagi hari, dan yang jelas Ia orangnya On Time di semua bidang, tiap kali datang Ia selalu tepat waktu (tepat jam 10.00 WIB hehe…,). Hal ini mungkin berbnding lurus dengan tidurnya yang kepagian, setiap malamnya Ia habiskan untuk bercengkerama dengan Lapy kesayanganya makanya Ia ga pernah bisa tidur cepet, ya jadinya paginya Ia sering gelimpungan sendiri.
Disainer Abadi ini memang unik dan ngangenin bagi semua teman KKN, IIs jangan pernah lupakan Sutrisno…?..????