Kesper
Dimulai dari sebuah sms
yang sangat bersejarah dari seorang Aziz, “mon Ikha ngejak KKN alternatif”.
Awalnya diabaikan begitu saja, namun semakin lama semakin mengusik pikiran,
pertimbangan baik-buruk semakin kuat dalam pikiran, mulai dari memikirkan
kemungkinan berpengaruhnya kegiatan KKN
Alternatif kaitanya dengan akademik,
khususnya dengan proses skripsi, ini sangat rasional karena KKN Alternatif
memungkinkan seorang mahasiswa untuk nyambi KKN dengan mengurus skripsi.
Pertimangan lain juga tidak kalah menarik, teman baru dengan latar belakang
yang tidak terlalu berbeda, yaitu sama-sama aktifis kampus tentunya akan
mempermudah proses sosialisasi serta mengurangi terjadinya perbedaan pandangan
dan ide yang terlalu tajam.
ȺȺȺȺȺȺȺȺȺȺȺ
FIS menjadi
saksi bisu sebuah perkumpulan anak manusia dalam sebuah forum mini yang tak
bertuah, nampak sosok diam dipojok teras dibawah pohon tinggi, diam masih diam
diujung sana keetika datang seorang perempuan berkerudung indah berwajah putih
dengan balutan busana muslimah modis, tentu ini mengisyaratkan seorang
perempuan yang melek fashion atau para bintang di TV menyebutnya Fashionable.
Belum tahu aku tentang dia, dan tentang latar belakangnya. Datang lagi
seorang lelaki tampan berjamban tipis berambut ikal, lankahnya yang tegap dan
ritmis menambahkan kesan berwibawa. Aku yang memang pemalu (ehem...) jika
bertemu dengan orang baru tetap duduk manis sembari mencetin keypad hp jadulku.
Aziz temanku yang memiliki kemampuan
komunikasi diatas rata-rata segera menghampirinya dan bercengkerama hangat. Tak
tahu apa yang sedang mereka bicarakan, namun semakin lama mereka berbincang
Aziz mulai ketawa dan logat ngapak kebumenya mulai keluar. Mereka
mendekat di sekitar tempat duduku, aku masih diam tak tertarik untuk berkenalan
denganya sampai dia sendiri yang mengajak berkenalan “nama saya Ardias” awalnya
aku mengira dia berasal dari luar Jawa Tengah. Logat Jakarta dan suara Bass
betot...hehehe... J begitu menipu jika dia sebenarnya Kebumen tulen.
Kami mulai berkumpul disekeliling melon
diatas piring sadang berwarna merah ketika seorang gadis berwajah sendu
menghampiri, lagi-lagi aku tidak tahu siapa dia, biarlah aku gak tahu yang
jelas ia anggota kelompok kita.
####
JEJAKA PENCARI
SUAKA
Mukhamad fauzi (Osos)
Lahir
di kota Tegal pada tanggal 7 Juni 1992 adalah sosok pemimpin yang berwibawa, penyayang, inovatif,
cerdas, dan pandai mengatur strategi. Pembawaanya yang tegas dan cekatan
menandakan bahwa ia adalah seorang pekerja keras. Berkali-kali aku terkagum dibuatnya,
mulai dari caranya berbicara sampai caranya mengambil keputusan. Lelaki yang
memiliki hobi terselubung sebagai enterpreneur membuatnya memiliki perhitungan efisiensi yang tinggi. Ia
mulai berternak lele (katanya si mau dibuat brownies lele.......haha iya-in aja
dech) dan jualan
tuperware kebanggaanya, yang tak pernah dibeli teman satu tim KKN nya sampai
masa 45 hari pencarianya berakhir.
Tinggi semampai berkulit kuning berwajah manis adalah
sosok Fitri, keponakan BU Umi, si Ibu RW pemilik rumah yang kami gunakan
sebagai posko, sosok ini telah menjadi racun
pekat dalam pikiran si Osos, sudahlah aku tak berani terlalu panjang
menceritakanya, takut Ia keasyikan diceritakan kisahnya. Piss MaN…
Pertama kali aku meliahtanya aku dibuat kagum oleh
cara kerjanya yang luar biasa, Ia begitu bersemangat untuk mempersiapkan KKN,
dan memenuhi segala keperluan KKN.
“Cekatan sekali ni anak kerjanya,” gumamku dalam hati.
Sebelumnya aku pernah menemui orang sepeti ini tapi tak banyak, beruntung
sekali aku dapat belajar dari seorang OSOS.
Dek…,,, begitulah Ia memanggil para gadis di Tim KKN,
teman-teman putrid dipanggilnya Adek, tak tahu kenapa Ia memanggilnya seperti
itu, mungkin karena dia lebih tua, uhuk..uhuk… ataukah ada maksud tersembunyi
dibalik tutur manisnya, yang jelas panggilan itu membuat para wanita menjadi
tambah hormat kepadanya.
Zainul Komar (Dzeko)
Ketua
BEM KM FE yang bertubuh mungil dan lincah ini memiliki keunikan. Dia sangat
pandai menirukan gaya bicara orang, diawali dari menirukan pidato Prof. Dr.
Sudjiono, dalam sebuah pidato resmi kenegraanya, terus menirukan gaya bicara teman
satu tim KKN kita yaitu Ka’
Syahirin, Syahirin yang memiliki nada dan gaya bicara khas pastilah jadi makanan
empuk hobi si Dzeko ini. Berulang kali Ia menirukan gaya bicara kang Syahirin,
dan tak pelak membuat teman yang lain ketawa terpingkal-pingkal dibuatnya. sampai kata-kata yang keluar dari seorang anak
bernama Bayu “ Ka..Ka..En..... :P.,.;
bernada manja selalu ia ucapkan dimanapun dia berada. Pada suatuhari kita jalan-jalan
di dea Bangkong, Ia bertingkah layaknya anak SD, meloncat-loncat sambil bilang
KKN membuat teman
disekitarnya terbahak-bahak
dibuatnya. Tingkahnya sering membuat orang menjadi kangen ketika ia tidak ada.
Meskipun jenaka Ia memiliki jiwa leadership
yang tinggi. kemampunaya menganalisis masalah dan mengambil keputusan dengan
cepat adalah ciri khasnya. Dalam bekerja Ia
sering menjadi motor penggerak ketika yang lain mulai loyo contohnya waktu
bersih-bersih halaman masjid, Ia sangat bersemangat mengangkat cangkul, bahkan
ketika kami semua sudah istirahat karena kecapaian (alibi..:p) Dzeko tetap
mencangkul untuk menyelesaikan pekerjaanya.
Sekalipun
seorang ketua BEM FE yang begitu sibuk ia tetap loyal dengan tim KKN. Ia pandai membagi waktu, sehingga kedua
bidang yang dilakoninya tidak ada yang kececer.
Salut BUat Kang Dzeko “Ka..Ka..eN..ikut Ka..Ka..eN,,,,
Wiyarto (Ayah Wi/Aisi)
Cerdas,
Lincah, Teliti, bersahabat. Seorang Laki-laki yang hobi fotografi ini memiliki kesadaran sosial tinggi dalam membantu masyarakat. Semua masyarakat
yang datang padanya untuk minta bantuan pasti Ia Bantuin, tak pernah sekalipun
menolak permohonan Orang, khususnya permohonan untuk memperbaiki perangkat elektronik yang
dimiliki. ( yo tetep mbayar Coy....).
Diatas
Sofa Hijau ia mulai menceritakan kisah masa remajanya, sebuah kisah roman yang
mengharukan.
Beginilh ceritanya, “pernah Ia pulang kerumah disela
waktu kuliahnya,dalam setiap perkuliahanya
Ia tak pernah tenang. Gundah, galau, risau, pusing, bimbang, dan syahdu
menghantuinya, Ia merasa ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya, Ia takaut
pabila terjadi sesuatu dirumah, mungkin dengan keluarganya ataupun dengan
sesuatu yang berhubungan dengan kehidupanya. Hingga pada akhir pekan Ia
memutuskan untuk pulang. Memastikan bahwa apa yang dia rasakan selama ini tidak
benar,dan berharap semuanya baik-baik saja.
Singkat cerita Ia sampai dirumah kesayanganya,
beberapa saat Ia istirahat di ruang tamu untuk sekedar melepas lelah setelah 3
jam menyusuri jalanan Pantura yang panas dan gersang penuh asap kendaraan
besar. Khas jalanan pantura sebagai jalan utama penggerak perekonomian
Indonesia.
Waktu sore tiba
ia datang ke sebuah rumah sederhana nan asri di ujung asapal samping jembatan
beton tua bekas bangunan Belanda. Sebuah Jembatan yang diperkirakan dibangun
pada masa pemerintahan Wiliam Both yang
terkenal di kalangan Sejarawan. Rumah itu serasa memancarkan sejuta cahaya,
bagaikan rembulan yang merekah dimalam hari, menerangi jiwa-jiwa sang sedang
temaram dibuai kesepian..,,, setiap kali melangkahkan kaki rasanya semakin kuat
bergelora semangat dalam hatinya, tiap langkah kakinya menghasilkan Simfoni
yang indah, rangkaian nada mengiringi gerak tubuhnya, rambutnya yang menutup
dahi seolah tersingkap oleh hembusan angin yang mengusap manja, kacamata
beningnya perlahan meleleh dan terbang bersahutan bersama jutaan debu putih
yang berhamburan ditiup nafas segar sang bayu.
Jendela berkaca
bening, dengan kusen bercat biru muda, bertirai cokelat muda persis ditembok samping
timur terbuka kecil, Nampak sosok ayu berwajah langsat bersembunyi dibalik
tirai,,,sesekali Ia memperlihatkan mata sayup berhiaskan kelopak tebal setebal
himpitan pipih diatas bukit sentanu. “Hati
ini serasa mau memuntahkan tegangan 220 dengan hambatan 1000Ώ”…
Gubrak….Alay dan lebay nian ni anak, yang jelas dalam setiap endingnya, selalu
aja ada wanita yang menangis setelah sela seminggu dibonceng olehnya. Ini disebut juga
sebagai “kutukan maut sang Aisi”.
Syahirin (
le’ Hierin)
Pinter,
pendiam, dan Shalih (birul walidain). Suara khas dan nada lirih membuat Ia
mudah di ingat oleh teman-teman. “jadi, di desa saya biasanya tidak begitu” sebuah
kalimat yang tak mudah untuk dilupakan, bahkan membuat orang di posko tersenyum
ketika kalimat ini ditirukan oleh Dzeko. Jabatan terakhirnya adalah sebagai sie
Perkap Fesbuk (festifal ibu dan anak kreatif). Berkat kerja kerasnya
perlengkapan Fesbuk siap sedia disetiap sesinya.
Lo mau tahu info lengkapnya, nich aku kasih tau
Nama : Syahirin
NIM : 7101410112
Tempat Tanggal Lahir : Pemalang, 23 Juni
1992
Fakultas/Jurusan/Prodi :FE/Ekonomi/P.Ekonomi Administrasi Perkantoran
Ardias Rizki Khaerun Cahya (Diaz)
Wakil
ketua UKKI, sosok yang hobi baca (Qur’an, buku, manga, mantra J ), memang Ikhwanya KKN penuh
semangat, selalu terjaga wudlunya dan bibirnya dibasahi oleh Dzikir dan tasbih,
kesemuanya
itu membuatnya
terlihat sangat alim dimata teman-temanya. Ialah sosok imam dalam Tim kami, ia
yang paling dalam pengetahuan agamanya, katanya si dulu waktu SMP pernah
Nyantrik di salah satu pesantren ternama di Kebumen kota wallet. Bekal ilmunya
yang didapat ketika nyantrik sungguh bermanfaat bagi kelanjutan pengembangan
agamanya, mungkin ini yang sering orang sebut “pondasi yang kuat akan
menguatkan bangunan”. Berbagai disiplin ilmu agama berhasil Ia kuasai, mulai
dari nahwu, sharaf, Tajwid, falaq, dan masih banyak lagi yang lainya.berbagai
kitab juga telah Ia rampungkan, diantaranya yang paling mengena adalah Alala
(hehe..) dan Alfiah Ibnu Malik.
Ghui...
Duwi..., khui..., sangat fasih mengucapkan huruf Hijaiyah. Semuanya keluar
sesuai dengan makhrojnya, detail sekali pokoknya kalo Ia menerangkan tentang
bacaan Al-Qur’an kepada anak TPQ, pokoknya ga rugi dech pernah ikut mendapatkan
pelajaran agama darinya. Meski demikian pelajaranya yang diajarkan pada
anak-anak Sedayu yang tergabung sebagai Santri TPQ An Nur belum bisa dicerna
dengan mudah sama anak, khususnya Ara dan
Gita, santriwati yang kini telah beranjak remaja.
Dibalik
kealimanya, sang ustadz ini juga hobi nge-games, berbagai jenis Game mampu
dikuasainya. Mulai dari yang sederhana sampai pada yang memiliki kesulitan yang
tinggi, katanya si Games nya ia dapat dari kakanya yang ada di luar kota. Satu lagi kemampuan terpendamnya,
tapi tak boleh dibeberkan ya..., Beliau ini pandai mendesen pamflet khusus Fresenker....,, (eh keceplosan..)
Diujung KKN ia mendapat kejutan hangat dari
teman-temanya, saat itu perlombaan balap karung tengah berlangsung dengan
meriah, satu persatu anak terguling di arena karena tak mampu mengusai
kendaraan karungnya, sebatgian lagi meloncat dengan lincah, dan ada juga yang
jalan perlahan laksana diatas titian tali. Di akhir perlombaan, Osos yang telah
menyiapkan rencana hebatnya mulai beraksi, Ia member kode padaku untuk mulai
mengamankan barang elektronik miliknya. Dengan sigap kuminta head Set yang ada di sakunya agar ia
tidak menjadi korban keganasan Osos. Waktupun berllu hingga sampai pada waktu
pembagian hadiah. Ketika Diaz sedang asik memberikan hadiah pada sang juara
Osos mengambil air adonan dedak yang telah disiapkan, aku bertugas mengalihkan
perhatian Diaz agar ia tidak curiga.
“Byuu…..uuu….rrrrr……rr..r…..” adonan disiramkan ke
badan Diaz, betapa kagetnya Ia yang tak menyadari hal ini sebelumnya. Setelah
penyiraman dilanjutkan sesi salam-salaman sambil member ucapan Selamat atas
ulang tahun Diaz.
“BYUUrrr..RR…….,
hahahaha, selamat Ulang tahun pak ketu”
Diaz kaget betul ketika lagi-lagi Ia disiram dengan
air dedak sisa membuat Brownies,,,
Ahmad Aziz Maftuh (Lindya F Waluyo)
Pandai surat-menyurat dan administrasi, sosok kalem yang
tersembunyi dibalik kekocakanya, inilah sosok yang menularkan firus ngawur pada Osos, terlahir dengan,
Nama :
Ahmad Aziz Maftuh
Jenis Kelamin :
Laki-laki
Tempat
Tanggal Lahir : Kebumen, 20
Agustus 1992
Fakultas/Jurusan
: FIP/PGSD
Dia pandai sekali
menirukan gaya seseorang, khususnya perilaku, siapa si yang ga’ tersipu melihat
tingkah anehnya, bicara sendiri sambil memperagakan gaya Ela yang menggabungkan
ujung jempol dan telunjuknya sembari membentangkan ketiga jari lainya, seolah
Ia sedang bicara dengan seseorang “pak biasa aja Pak” sambil melirik Ela, haha…
Salut Buat Aziz
sang wakilnya wakil sekertaris..???, apa si ngomong ga jelas bangetz…, santai
Brow maksudnya gini, di Tim Kami ada seorang sekertaris cantik yang sangat
EKSPRe..tttTT dalam segala hal, namanya
Lilik atau lebih akrab dipanggil @Boenda, nah si Lilik ini punya wakil
sekertaris Namanya si Ipeh (Annisa), si Ipeh ini biasa membantu menyelesaikan
tugas Sekum/sekretaris UmUm, lha terus Aziz-nya gimana….????
Aziz adalah
wakilnya si Ipeh yang bertugas membentu menyelesaikan semua tugas Bunda LiLIk
(ngek,,ngok,, terus yang sekum siapa si sebenarnya?)..
##########@###########
San Cai dan Archadia
Sosok astral yang
selalu menghiasi posko tak pernah lepas dari keindahan masa KKN ini. Mungkin
ini aneh bagi sebagian orang, namun bagiku yang selalu percaya pada hal ghaib
tetap percaya dan merasakan kehadiranya. Kadang ia duduk dikursi tua yang telah
lapuk dimakan usia dan digerogoti rayap, terletak diteras menghadap timur
menatap bedug masjid, namun temanku tak pernah tau sosok ini, ia sebenarnya
baik dan lembut, bahkan ia rela duduk sendirian diteras sampai sore tiba. Dalam
diamnya ia pernah mengatakan bahwa ia akan menemani tim KKN sampai pulang
disore hari, aku tahu meski ia tak mengatakanya karena aku dapat merasakan
bisikan dari sorot matanya.
Berambut hitam
mangurai diatas bahu dengan mata sayup menatap tajam. Ialah sosok yang tak
pernah terlihat oleh teman-temanku, gadis itu bernama San Cai, nama lain dari
Inara.
Lilik Suryani,
temanku yang satu ini sering sekali menyebut namanya, seolah dia tahu tentang
San Cai, setiap kali Ia berbincang denganku
selalu saja mengucapkan kata San Cai, tak tahu dari mana pikiran itu
muncul, yang jelas temanku yang satu ini sudah Ekspeett… Byangetz… urusan kayak ginian. Ga’ taulah apakah karena
ia kuliah bahasa atau karena kebanyakan nonton film korea, yang jelas oferrol dia memang pandai bersastra (sastra wijya,
sastra budiharso, dan sastra diningrat,,, hahaha).
Pernah Ia bercerita
diatas kursi hijau diruang tamu, didepan teman-temanya tentang seorang lelaki
yang Ia sebut dengan panggilan Mas Preman pernah hadir sebagai sosok yang dikaguminya, Ia dulunya adalah anak preman yang berwajah
tampan yang mampu menggetarkan hatinya, pada suatu hari, tepatnya hari selasa
sekitar jam 10.17 WIB, tiga tahun yang lalu Ia sedang duduk sendiri di depan
kelas ketika berkelebat sosok berpenampilan preman berwajah tampan,
hatinya bergetar ketika Ia lewat dihadapanya….,
Tiga hari setelah mas
Preman lewat didepanya Lilik kembali berdiri di depan kelas, berharap Mas
Preman datang lagi
dihadapanya sembari menoleh dan melemparar senyum manisnya. Dalam pikiran
nakalnya ia berandai-andai,
Wah….pokoknya indah
Byyaangetz… apabila ia lewat didepanku, hati ini pasti serasa rontok dibuatnya,,…!!!,,-;’’’’
“Mas Preman itu yach,
tinggi, kulitnya bersih, wangi, cool, jalanya tegap, dan bermata sexy layaknya
Paul Walker dalam film Fast and Furious,
mungkin jika Jupe lihat Dia pasti
Gaston Castano akan dilupakan”.
haha.. begitulah si Lilik menggambarkan sosok
yang dikaguminya, kadang dalam hatinya Ia berharap supaya suatu saat nanti Mas
Preman akan berubah menjadi sosok kalem dan alim yang mampu menyejukan hati dan menjadi imam, bukan sebatas menggoda matanya.
Harapan itu tidak
bertepuk sebelah tangan, Karena
diakhir masa kuliahnya kini Mas Preman beneran jadi sosok Idaman baginya, sosok
yang gagah dalam penampilan
dan menawan hatinya (“cewe
mana yang tak layu dibuatnya?”gumamnya)
##########@#########
Saatnya Kita Melirik Para Akhwat
Nama: Fitrotus Sholihah (Icha)
Tempat Tanggal Lahir : Pekalongan, 28 Desember
1991
Fakultas/Jurusan/Prodi :FMIPA/Matematika/P.matematika
Berkibar dalam buaian bayu, tertiup lirih angin menyapa,
merekah manis senyum simpul memancar. Ayu nan elok kau si kerudung ungu.
Eh malah ngawur, hahaha.. ini nih temanku
yang satu ini humble dan keibuan,
namanya fitrotus Sholihah panggilahnya IHA, kawan lama yang dulu pernah
berkenalan dalam sebuah Bus Symphony,, dulu..dulu sekali.
Temanku yang satu ini memiliki pengetahuan
agama yang tinggi dan mampu menyelaraskanya dengan keadaan masyarakat sekitar,
sehingga ia mudah diterima oleh masyarakat dimanapun Ia berada, sikapnya yang
mudah tersenyum membuat teman-temanya merasa enjoy didekatnya
Dia sangat takut sama hewan yang tak punya
kaki dan hewan yang berkaki terlalu banyak (elien masuk ga ya…??). so, bagi kalian jangan bernah menakutinya dengan dua
hal itu, itu akan membuatnya marah (pesanya ketika awal rapat di taman perpus).
Icha mungkin salah
satu Akhwat yang bisa membedakan keseriusan dan kekonyolanku, dia bisa
membedakan ketika aku sedang serius dan ketika aku sedang bercanda, tak banyak
orang yang bisa memahami ini, sory coy…
Kawan aku bangga dengan kepribadianmu, jaga
terus kewibawanmu, tetap sayang pada orang tua, care pada teman-teman, tetap berikan teladan pada adik-adikmu. serta semoga Ibu lekas sembuh dari
sakitnya,
Nama :
Annisa Nur Aini
Tempat Tanggal Lahir : Kendal, 14 Juli 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi : FMIPA/Biologi /Biologi
Al-Qur’an
adalah sahabatnya, kemanapun ia pergi selalu berkaitan dengan Al-Qur’an, dipagi
hari baca Al-Qur’an, siang dikit setelah Dluha baca Al-Qur’an, di posko baca
Al-Qur’an. Hingga pada akhirnya muncul pertanyaan dalam hati, “mungkinkah Ia
seorang penjaga Al-Qur’an?”
Cerdas
dan pandai bergaul, inilah teman kita yang dipanggil Ipeh, mau tau ga’ kenapa
Ia dipanggil Ipeh? Kan jauh Byangetz dari nama aslinya.
Gini sob, di kampusku PGSD dada seorang teman
yang bernama Nur Azifatul Latifah yang biasa disapa Ifa, namun oleh kawan
akrabnya biasa dipanggil Ipeh.
Terus
apa kaitanya dengan Annisa coba?
Awalnya
si kalo ada kesempatan mau aku temuin mereka berdua dalam tempat dan waktu yang
sama agar mreka tahu betapa mereka bagaikan pinang terbelah tujuh, haha…
Akhwat
yang satu ini sangat merakyat dalam berperilaku, Ia mudah tersenyum, bahasanya
halus, keibuan, bertanggung jawab, shalihah (jangan ditanya). Dia menyukai
semua bidang yang berkaitan dengan Biologi, ia tak pernah takut pada kuman,
cacing, kotoran kambing, kotoran sapi, kotoran
pikiranku,, lho..?
Itulah
sekilas tentang Ipeh,, Eh salah.. Annisa maksudnya?
Mba
pertanyaanya dijawab ya…”
Nama: Siti Aisyah
Tempat Tanggal Lahir : Jepara, 13 Juli 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi : FMIPA/Biologi/Pend. Biologi
HIDUP
MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA, HIDUP MAHASISWA INDONESIA!!!!!
Teman tegasku
Kau lahir dibawah pelepah aren
Sosok remaja pantai yang tangguh
Kau garang layaknya karang
Kau tegar walau badai datang menggelegar
Kau tancapkan sejuta asa dalam dada
Kau bawa nama harum ayah bunda
Kaulah ketua DPM Mipa
Teman tegasku
Padamulah
kutitipkan nasib bangsaku
Padamulah
Kutitipkan nasib Indonesiaku
Padamulah
Kutitipkan kehormatan pemudaku
Padamulah
Kutitipkan kedaulatan Negeriku
Aisyah, Akhwat yang satu ini memiliki wajah serius
yang sangat imut, tampangnya yang sangar tak sebanding dengan sikap humornya
yang tinggi, Dia sangat Jenaka, perilakunya sering membuat orang jadi ketawa,
dia seorang pekerja keras, pantang menyerah, sederhana, dan teledor.., lhoh?
Dia pernah kehilangan sepeda motor, kehilangan laptop
dua kali coy…?, dan kehilangan KTM tentunya, hehe…..
Aisyah juga pandai masak lho, terbukti ketika di posko
Ia pernah membuat Klepon, semacam
jajan yang serupa dengan bakso tepung yang didalamnya dikasih gula, dimakan
bersama ampas kelapa, uenakeeee…. Terus ada bukti lain lagi yang ngebuktiin
kalo Ia pandai masak, Suatu hari aku sakit nih, tahu ga’ sih kalo Ia buatin aku
bubur kacang hijau hangat, rasanya sangat enak, mungkin itu pertama kalinya aku
dibuatkan bubur oleh seorang Akhwat, sebelumya setahun yang lalu pernah juga si
dibuati bubur sama Akhwat, tapi Akhwatnya istri ustadzku Bu Eka namanya, Beliau
adalah istri pak Usep Badruzaman.
kejarlah S2 kamu, jangan hanya berhenti di S1, aku
yakin kamu Bisa…
Nama: Nurhayati
Tempat Tanggal Lahir : Brebes, 5 Januari 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi : FMIPA/Biologi/Pend.
Biologi
Diam, halus, tegas, berwibawa,
keibuan, sederhana tentunya. “Biasa Saja”
Lajang kelahiran
Brebes ini memiliki kepribadian yang mantap, dari awal kumpul perencanaan KKN
sebenarnya sudah berkenalan, tapi karena buruknya ingatanku, jadinya ku tidak
hafal wajahnya, hingga pada suatu hari diadakan pertemuan terakhir di samping
embung, tepatnya disamping rumah singgah Unnes, dari rapat pembahasan KKN
itulah aku baru mulai ingat yang namanya Nurhayati, ternya Dia adalah orang
yang ketika awal pembentukan anggota KKN dipanggil oleh Aziz dengan panggilan
Ella,
Dia adalah sorang
akhwat tulen dan sangat berhati-hati dalam bergaul, sangat anti bersentuhan
dengan kaum Adam selain
muhrimnya, aku sampai takut dibuatnya, di awal KKN ketika aku sedang bercanda
hamper saja menyenggolnya, dia langsung menunjukan sikap tegasnya padaku,
sampai-sampai akau salah tingkah dibuatnya.
Pada saat itu malam
minggu, tiga menit setelah berkumandang Adzan maghrib, aku mau mengembalikan
kotak nasi yang digunakan untuk nganter bubur waktu aku sakit kemarin, kotak
itu aku bungkus dengan kardus berwarna coklat, aku tidak bilang pada Ays dan
Nurhay bahwa yang akan aku berikan adalah kotak nasi, aku hanya bilang kalo aku
akan memberikan sesuatu yang spesial. Rencananya aku mau bungkus dengan kertas
kado yang cantik, (biar menarik aja), nah ketika aku mau bungkus Nurhay yang tadinya
diteras masuk, lalu aku minta kelur sebentar, Dia ga’ keluar, nah akal refleku
tiba nih. Nurhay kan paling gak suka kalo ada laki-laki yang menyentuh tuh, nah
aku takutin aja dia dan bilang “hayo tak sentuh,,hayo tak sentuh,” tapi dia ga mau
juga keluar dari ruang tamu “berkali-kali aku ulangi “hayo tak sentuh”, tapi
iya masih maksa masuk, aku juga ga’ tau mungkin Dia akan ngambil sesuatu di
ruang tamu. Hingga akhirnya tanpa sengaja aku mendorong punggungnya pakai
kardus kotak nasi tadi”
Maaf ya mba…..
Wah aku takut, wajahnya
terlihat sangat marah, hingga aku,
Aisy, dan yuni saling berpandangan dengan mimik bingung.
“Wah kayaknya Dia marah Pak” kata
Aisy
Semoga tidak
Nama : Lilik
Suryani
NIM : 2201410112
Tempat Tanggal Lahir : Barito Selatan, 4 april 1991
Fakultas/Jurusan/Prodi : FBS/Bahasa Inggris/P. Bahasa Inggris
Senyum
lebar dan jujur Nampak dari raut wajah chabi nan ayu. Berhiaskan kerudung
syahdu berlapiskan sutera berkelibat disetiap hembusan angin. Baju kedodoran
khas, motor merah butut nan udik menmbahkan kesan sederhana nan anggun.
Satu
temanku yang ini memiliki kemampun bercerita dengan baik, Ia pandai
menggambarkan suatu keadaan dengan bahasa yang tepat, bahkan tak jarang mampu
membuat teman-temanya tepukau dengan gaya berceritanya. Pernah suatu ketika Ia
menceritakan temnaya sang BOS rental mobil. Bercerita dengan begitu lugasnya
sambil sesekali dibarengi dengan bahasa alay-nya.
Bunda,
begitulah teman satu Tim KKN memanggilnya, mungkin karena penampilanya yang
keibuan dengan bahasa santun dan perilaku layaknya seorang dewasa. Caranya
menasehati teman-teman disaat bimbang, caranya memberikan support dan cara Ia menghidupkan suasana jelaslah Nampak bahwa Ia
seorang gadis yang dewasa. Hal ini bukan tentang Usia J.
Nama :
Imalya Frida SA
NIM : 5401410166
Tempat Tanggal Lahir : Tuban, 13 November 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi :
FT/PKK/Tata
Boga
Fruit Salad, Bebek Packing, Nasi Goreng Singapura,
Soto Banjar, Empek-empek Palembang, Pizza Italia, Burger Chicago, Swee Ke
Shanghay, Souflaki Swiss, Chicken Gordon Blue, Kimchi Korea, Tahu Bakso
Ungaran, Pecel Patemon, Kucingan Banaran, Mendoan Sedayu, dan Asinan Egg Roll,
adalah beberapa jenis hidangan yang mampu dimasak oleh Chef Imalya Frida Safrida Cantik Jelita Tiada Duanya di Seluruh Dunia
(Frida).
Gadis Tuban ini pandai menempatkan diri dalam berbagai
situasi, kemampuanya bersosialisasi tak diragukan lagi, Ia pandai menghormati
setiap orang, mulai dari anak kecil sampai dengan orang tua sekalipun. Ia
jarang mengeluhkan kepayahanya, kesedihanya, permasalahan pribadinya, dan
urusan masa mudanya.
Sering Ia kurang tidur hanya karena memperjuangkan
program Posdaya kita. Padahal di siang harinya Ia telah bekerja keras di Posko
KKN, mungkin karena kesehatan dan kekuatan tubuhnya telah mendapatkan Barokah
dari Allah SWT. Ini adalah sebuah hal yang sangat sulit untuk dilupakan olehku
dan oleh teman-temank.
Sosok Mewah paling sederhana yang pernah aku temui,
padahal jika aku bandingkan dengan temanku yang Glamour diluar sana ia tidak kalah beken, jelaslah Ia akan dengan
mudah menghamburkan uang yang diberikan oleh orang tuanya. Namun tidak demikin
dengan Frida, Ia tampil begitu sederhana dalam perilaku, tak pernah sekalipun
selama KKN aku lihat Ia bermain HP hanya utk sekedar nge-games on-line ataupun bersosial media. Yang aku tahu Ia gak
pernah punya pulsa internet sekalipun HP nya sudah masuk kelas High, mungkin gadis ini adalah Eleana
Noor dalam legenda orang Prancis, gadis Impian raja John dari kerajaan Inggris.
Nama: Yuni Setiani
NIM : 5302410052
Tempat Tanggal Lahir : Bogor, 28
juni 1992
Fakultas/Jurusan/Prodi : FT/Teknik Elektro/PTIK
Tekun dan rajin, Nampak dari seorang
lajang Cilcap ini. ketika bayi tak lama setelah Ia lahir, Ia telah berpetualang
ke berbagai daerah, menjelajah negeri antah-berantah ini, mengembara untuk
menaklukan luasnya dunia. Memiliki senyum yang manis nan khas dan tawa yang
selalu ditutup oleh telapak tanganya adalah gambaran raut seorang Yuni Setiani.
Bahasanya sangat halus dan lirih bak Puteri Solo, Ia tak pernah sekalipun berpicara keras
apalagi sampai membentak. Karena kelembutanya menjadikan Ia disayang sama
teman-teman satu kelompok. Pernah di awal KKN Ia kehilangan HP yang sangat
disayanginya, dia keliatan sangat sedih dan bimbang, bahkan aku melihat
kerlingan embun di mata bulatnya. Semua teman kasihan melihatnya, namun kami
semua tak mampu berbuat banyak, kami coba hubungi nomornya, namun tetap saja
tak membuahkan hasil, Nol besar usaha
yang kami upayakan. HP itu tak pernah kembali sampai KKN berakhir, namun
ketegaran hati dan ketabahanya mengalahkan kesedihan yang tersimpan dalam hati,
Ia tetap ceria dengan senyum simpulnya.
Pekerjaan utama di Posko adalah sebagai
seksi konsumsi abadi, setiap hari selalu saja ada yang nitip makan padanya,
nitip makan di warung bu Alvi yang terkenal dengan kerapianya dalam membungkus
nasi. Di warung itu juga terjaga akan kebersihanya, sehingga kami tak sungkan
memakan makanan dari warung itu. Kadang kami juga makan bersama di warung itu
tanpa menitip pada Yuni. Ketika menikmati makanan di warung langsung kami
merasa kebersamaan terpupuk dengan baik. Banyak hal yang kita dapatkan dari
peristiwa makan itu, satu diantaranya yang paling menonjol adalah tidak adanya
pihak yang dirugikan, (emang siapa yang dirugikan???..) tentunya Yuni sering
dirugikan ketika pada titip makan namun tak langsung bayar, dan tak jelas kapan
akan membayarnya.
Suatu pagi kami melakukan kegiatan lintas
alam di banaran, kami menyusuri jalan setapak yang sangat elok, tak beraspal,
tiada beton, yang ada hanyalah tanah lembut dan becek. Meskipun begitu aku
lihat temanku si Yuni ini sangat
menikmati perjalanan, bahkan Ia kadang duduk di atas perlintasan tanpa alas sama
sekali, hehe… (kepeleset..)
NAMA :Iis
Yuliani
HP :
085726248755
Cerdas,
Tangkas, Rapih, dan cekatan, itulh gambaran umum seorang Iis, dara kelahiran
cilacap ini memang memiliki kepiawaian dibidang pemrograman computer, sebuah
keahlian yang tak banyak dimiliki oleh teman satu tim. Pandai sekali Ia membuat
berbagai macam disain, mulai dari disain Identitas Posko KKN, disain X-Banner,
disain Background acara, diasin pamphlet, dan disain label prodak telah Ia lalap habis tak tersisa. (rakus nian ni
anak..??)
Ini
nih anak yang paling hobi molor dipagi hari, dan yang jelas Ia orangnya On Time di semua bidang, tiap kali
datang Ia selalu tepat waktu (tepat jam 10.00 WIB hehe…,). Hal ini mungkin
berbnding lurus dengan tidurnya yang kepagian, setiap malamnya Ia habiskan
untuk bercengkerama dengan Lapy kesayanganya makanya Ia ga pernah bisa tidur
cepet, ya jadinya paginya Ia sering gelimpungan sendiri.
Disainer
Abadi ini memang unik dan ngangenin bagi semua teman KKN, IIs jangan pernah
lupakan Sutrisno…?..????