Zamrud Katulistiwa
kini telah tampak hitam kelam disudut meja
seonggok serbet diatas jengkok tua
menghamburkan aroma bak semangka di saat
berbuka
sedap namun enggan untuk disantap
karna dialah sang penggoda yang tak
berkitab
diujung jauh sana tergantung dua anjat
tanpa makna
hasil karya tangan tunjung dan benuaq
rotan dibelah raut dibuka
pemuda tersenyum menatap jempolnya
tepat dibawah plapon kayu meranti
tergantung lampu tanpa nyala api
karena ialah sang bola mati
tiada arus tiada aki
kebahagiaan ini telah lama dilalui
hidup tenang tanpa apple dan blackberry
tanpa Samsung dan Sony
tanpa signal takan buat kita mati
inilah kisah hidup sang guru
di dalam zamrud katulistiwa
alam yang subur di Mahakam tepi
bersarang buaya dan anaconda
perahu dikayuh dilepas tali
pertanda malam tlah berganti
si nyompe bergegas tinggalkan pondok
terjun ke teluk bersama sang kodok
pukat diangkat batu terikat
tanpa patin tanpa boyot
kendia kecil ramah menyapa
mengelus dada si anak desa
Kamis, 30 Juni 2016 pukul 22:13 WITA Kutai Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar