Tak tahu harus dari mana aku bicara. Hati ini masih belum mengijinkanku tuk menyampaikan semua. Tentang rasa, tentang kau yang menghuni relung hati. Mawar kuncup yang dulu tersimpan rapi, kini mulai mekar di ujung pagi.
Barby, boneka fenomenal itu begitu kuat menempel diwajah kamu. kalian bagaikan dua anak kembar yang telah lama terpisahkan. Aku berhasil menemukanmu lima tahun yang lalu. Ujung sore Kota Semarang saat pertama kulihat wajah cantik diantara rimbunnya taman kota. Senyum yang tidak terlalu lebar ditambah mata kecil berhiaskan maskara pemikat jantung pria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar